September 6, 2017

Cara Efektif Dalam Menghemat Baterai Android

Baterai memang menjadi kendala utama dalam setiap ponsel. Karena ponsel memang dirancang untuk dapat mudah dibawa kemana-mana (portable). Tentu saja kapasitas baterai yang besar menjadi pilihan utama dalam membeli ponsel. Semakin berkembangnya zaman, kita dapat menggunakan power bank sebagai daya cadangan apabila baterai dalam ponsel kita sudah habis.

gambar robot hijau dengan baterai
Image Source : www.zopini.com
Lalu, bagaimana bila sobat tidak memiliki uang yang lebih untuk membeli power bank? Salah satu cara yang bisa sobat lakukan adalah dengan me-manage sendiri penggunaan baterai ponsel yang sobat miliki. Bagaimana caranya? Nah, kali ini KueRobot akan memberitahu sobat Cara Efektif Dalam Menghemat Baterai Android

Sebenarnya di Play Store sendiri sudah banyak sekali aplikasi penghemat baterai. Namun, sebagian besar aplikasi tersebut tidak terlalu berguna dan memakai resource yang cukup besar pada RAM dan Storage. Jadi percuma saja karena pada dasarnya aplikasi yang memakan RAM cukup besar akan sangat berpengaruh terhadap baterai. Pada intinya KueRobot akan memberikan cara yang cukup efektif dan tidak terlalu banyak mengandalkan aplikasi. 

Menggunakan Wallpaper Berwarna Hitam

Simpel, hanya mengandalkan wallpaper berwarna hitam, sobat sudah bisa menghemat baterai. Loh kok bisa? Tentu saja bisa, apalagi bila ponsel Android sobat menggunakan AMOLED screen. Teknologi AMOLED screen hanya bekerja apabila pixel layar menampilkan warna lain selain hitam. Jadi, bila wallpaper sobat full black atau penuh dengan warna hitam, AMOLED screen bisa menghemat energi dan tentu saja baterai menjadi lebih awet. 

gambar wallpaper hitam
Image Source : www.google.com

Meminimalisir Brightness dan Screen Timeout

Masuk ke setting atau pengaturan, lalu pilh display. Turunkan kecerahan layar sobat dan atur screen timeout seminimal mungkin. Layar yang sangat terang dan menyala secara terus menerus tentu saja sangat boros penggunaan daya baterai.

gambar setting display android
Image Source : www.androidpit.com

Gunakan Baterai Saver Bawaan Android

Bila ponsel Android sobat sudah Lollipop (5.0), sobat bisa menggunakan fitur baterai saver bawaan dari ponsel dengan cara masuk ke setting atau pengaturan>baterai>tekan opsi disebelah kanan atas lalupilih baterai saver. Lalu hidupkan fitur tersebut dan nyalakan otomatis saat baterai sudah mencapai 15%. Setidaknya dengan menggunakan fitur bawaan, sobat bisa menghemat space RAM dan menggunakannya untuk kebutuhan menginstall aplikasi yang lain.

gambar baterai saver android
Image Source : www.androidpit.com

Matikan Fitur Autosync

Autosync membuat ponsel sobat menjadi selalu terhubung dengan akun-akun yang akan menyingkonkan data, kontak, ataupun backup setiap saat yang tentu saja akan mengambil begitu banyak energi dari baterai dan juga kuota internet sobat. Cara mematikannya dengan cara masuk ke pengaturan atau setting>Account>tekan opsi disebelah kanan atas lalu pilih "Turn off auto sync".

gambar setting autosync android
Image Source : www.gadgethacks.com

Matikan Getar dan Umpan Balik

Daripada membuat ponselmu tidak bersuara saat terjadi panggilan telpon, lebih baik sobat mematikan getar dan menghidupkan suara karena baterai akan cepat habis bila ponsel dalam keadaan bergetar secara terus menerus. Namun bila sobat sedang kuliah atau bekerja, sobat lebih baik menggunakan mode silent daripada vibrate. Umpan balik (Haptic Feedback/getar saat mengetik di keyboard) juga seharusnya dimatikan saja karena dirasa tidak terlalu berguna. Cara mematikannya, masuk ke pengaturan atau setting>suara dan notifikasi. Sobat bisa mengatur semua pengaturan getar disitu.

gambar setting sound and notification android
Image Source : www.androidpit.com

Hapus Aplikasi Tidak Penting dan Freeze Aplikasi Bawaan Ponsel (Root Only)

Jangan terlalu banyak memasang aplikasi yang tidak sobat perlukan. Kita tidak tahu bahwa aplikasi tersebut berjalan di background atau foreground RAM yang membuat baterai kita cepat habis. Bila Android sobat sudah dalam keadaan root, ini adalah keuntungan buat sobat karena dapat membekukan aplikasi-aplikasi tidak penting seperti aplikasi bawaan ponsel yang sebagian besar tidak berguna dan selalu berjalan di background atau foreground RAM. Sobat bisa menggunakan aplikasi Freeze Apps untuk membekukan aplikasi bawaan ponsel. Salah satunya adalah aplikasi Ice Box.


Gunakan Aplikasi Greenify (Root/Non-Root) Atau Amplify (Root) Untuk Menghemat Baterai

Setidaknya menurut KueRobot, kedua aplikasi ini lebih berguna bila dibandingkan aplikasi penghemat baterai di Play Store. Greenify atau Amplify mengatur waktu hibernasi aplikasi, mengatur alarm dan wakelock pada ponsel Android. Aplikasi dan service secara otomatis atau bisa dengan cara manual dihibernasi pada saat sistem dalam keadaan sleep atau tertidur. Jadi jumlah aplikasi dan service yang berjalan di RAM dapat diminimalisir untuk menghemat baterai.




No comments:

Post a Comment