September 3, 2017

5 Pilihan Metode Mudah Dalam Menginstall TWRP Recovery

gambar twrp recovery
Image Source : forums.oneplus.net
Sebelum kita memulai ritual pemasangan TWRP, kita harus tau dulu, apa sih TWRP itu? dan untuk apa? Mungkin beberapa dari kalian sudah mengetahui apa TWRP. Oke, tapi sedikit penjelasan saja bahwa TWRP itu adalah singkatan dari (Team Win Recovery Project). TWRP sendiri adalah suatu custom recovery yang memiliki fungsi yang sama seperti recovery bawaan android yang bisa menghapus cache, restore default perangkat android, dsb. Perbedaannya dengan recovery bawaan android adalah TWRP menambah beberapa fitur tambahan dan juga bisa dioperasikan dengan sentuhan (touchscreen). Bagi orang awam custom recovery mungkin tidak berguna, tetepi bagi para bangsa android enthusiast, custom recovery seperti ini adalah senjata paling penting dalam mengoprek android. 

Memasang TWRP sebenarnya tidak butuh keahlian khusus. Dengan modal kemauan dan kerja keras, saya yakin kalian akan berhasil. Untuk mempermudah, maka dari itu saya menjelaskan pemasangan TWRP dengan berbagai metode. Kalian tinggal memilih metode apa yang menurut kalian mudah agar pemasangan berjalan dengan lancar. Walaupun terkadang mencoba satu metode saja tidak berhasil, jangan menyerah. Gunakan metode lain yang mungkin dapat berhasil. Oke, kalau begitu kita mulai saja ritual pemasangannya.

Tidak lupa sebelum proses pengoprekan dimulai untuk mengetahui setiap tindakan yang dilakukan atau kesalahan yang mengakibatkan handset sobat bootloop, softbrick atau hardbrick bukanlah tanggung jawab saya. Do It With Your Own Risk!

Metode Pemasangan Melalui Aplikasi 1 (Membutuhkan Root)
  1. Download dan install OFFICIAL TWRP APP
  2. Setelah selesai install, checklist agree term dan root permission.
  3. Setelah itu terdapat menu "TWRP Flash", "Backup Existing Recovery" dan "Network Statistic", Pilih "TWRP Flash".
  4. Pilih menu "Select Device", lalu ketik nama device sobat di kolom search devices, atau jika di menu "Current Device", versi android sobat sudah terdeteksi, langsung saja download dari menu "Download TWRP".
  5. Jika sudah ketemu, pilih versi TWRP yang paling baru. Otomatis masuk ke browser untuk mengunduh file TWRP.
  6. File TWRP yang sudah terunduh akan masuk ke kartu SD dan silahkan sobat kembali ke aplikasi TWRP app dan pilih menu "Select a file to flash..", lalu pilih file TWRP yang sudah sobat download sebelumnya.
  7. Jika sudah terpilih, tekan menu " Flash to Recovery"
  8. Selesai! Untuk mengakses custom recovery, kombinasi tombol sama seperti kombinasi tombol recovery bawaan handset sobat. Jika tidak tahu tombol kombinasi untuk masuk ke recovery silahkan cari di Tombol Kombinasi Recovery.

Metode Pemasangan Melalui Aplikasi 2 (Membutuhkan Root)
Metode ini kurang lebih sama seperti metode pertama yaitu men-download dan install langsung TWRP melalui handset sobat.
  1. Download TWRP Manager.
  2. Masuk ke aplikasi dan tekan menu bergambar "+", lalu pilih "Install TWRP"
  3. Pilih "Device Name" sesuai handset sobat, lalu pilih versi recovery yang ingin diinstall di "Recovery Version to Install".
  4. Pilih "Install Recovery" dan tunggu sampai proses selesai.

Metode Pemasangan Melalui Aplikasi 3 (Membutuhkan Root)
Metode ini sedikit berbeda dengan kedua metode diatas namun sama-sama menggunakan handset untuk pengoperasiannya.
  1. Download file .img TWRP di TWRP Official Website melalui browser handset sobat. Sesuaikan dengan tipe handset.
  2. Jika sudah, cari file yang sudah sobat download tersebut dan letakkan di folder root sdcard, lalu rename file menjadi "twrp.img".
  3. Download aplikasi Terminal Emulator for Android atau aplikasi lain yang sejenis.
  4. Ketik command "su" lalu enter.
  5. Lalu ketik command "dd if=/sdcard/twrp.img of=/dev/block/platform/mtk-msdc.0/by-name/recovery" lalu enter lagi.
  6. Selesai.

Metode Fast Boot (Tidak Membutuhkan Root)
Cara ini menggunakan komputer sebagai media utama dalam pengoperasiannya. Cara ini sedikit lebih rumit. Jadi saya tidak merekomendasikan metode ini untuk pemula. 
  1. Download 15 seconds ADB Installer v1.4.3. Link download ada dibagian bawah posting.
  2. Jalankan program "Run as Administrator" jangan lupa.
  3. Ada pertanyaan "Do you want to install ADB and Fastboot?" tekan tombol keyboard "Y"
  4. Pertanyaan "Install ADB system-wide?" tekan tombol keyboard "Y" lagi.
  5. Setelah itu muncul tulisan "Installing ADB and Fastboot ... (system-wide) 4 file(s) copied. SUCCESS: Specified value was saved."
  6. Pertanyaan "Do you want to install device drivers?" Tekan "Y" lagi.
  7. Setelah itu akan muncul prompt installer dan pilih "Next" untuk menginstall Device Driver. Done!
  8. Ambil handset sobat lalu masuk ke menu "Setting > Developer Options" lalu centang "USB Debugging".
  9. Kembali ke komputer dan download file TWRP Recovery sesuai tipe handset sobat di TWRP Official Website.
  10. Masuk ke folder dimana file TWRP yang baru saja sobat download berada. Kalau bisa dibuat folder baru dan rename file tersebut menjadi "twrp.img".
  11. Tekan tombol keyboard "Shift + Klik Kanan" dan pilih "Open command window here" untuk memunculkan "CMD (Command Prompt"). Note : Bila tidak ada konteks menu "Open command window here", silahkan download registry hack di How to Add 'Open command window here' context menu in Windows 10.
  12. Jika sudah berhasil memunculkan CMD di dalam folder tersebut, hubungkan handset sobat ke PC dengan menggunakan kabel data usb.
  13. Kembali ke CMD, ketik perintah "adb reboot bootloader" (tanda tanda petik) di dalam kotak CMD lalu tekan Enter. Jika ada pertanyaan permission "Allow USB Debugging", tekan OK saja.
  14. Jika handset sobat sudah masuk ke dalam Bootloader, ketik lagi perintah di CMD "fastboot flash recovery twrp.img", untuk menginstall TWRP ke handset sobat.
  15. Jika proses install sudah selesai, ketik perintah di CMD "fastboot reboot" untuk me-restart handset sobat. Selesai!

Metode Install Melalui MTK Flash Tool Untuk Chipset MTK (Tidak Membutuhkan Root)
Metode ini membutuhkan komputer sebagai media utama dalam pengoperasiannya.

Membutuhkan
  1. ROM bawaan pabrik dan file scatter-nya (bisa sobat cari di Google sesuai tipe handset). File download segera diekstrak bila berekstensi .rar atau .zip.
  2. Download MTK Flash Tool di androidmtk.com atau spflashtool.com.
  3. Download VCOM Driver for MTK Devices di androidmtk.com.
  4. Download file .img TWRP di TWRP Official Website
Langkah Instalasi
  1. Tempatkan file .img TWRP ke folder yang sama dengan folder ROM bawaan pabrik handset sobat, lalu rename menjadi "twrp.img".
  2. Buka MTK Flash Tool atau SP Phone Flash Tool. Jangan lupa "Run as Administrator".
  3. Pilih menu "Scatter-loading" untuk memilih file scatter pada ROM bawaan pabrik yang sudah sobat download.
  4. Setelah itu akan muncul beberapa file berbaris pada SP Phone Flash Tool. Hilangkan semua centang kecuali "RECOVERY".
  5. Klik pada bagian "Location" pada baris "RECOVERY" dan browse file "twrp.img" yang sudah berada pada folder ROM bawaan pabrik. Note : Pada dasarnya, kita mengganti file recovery pada ROM bawaan pabrik dengan recovery TWRP.
  6. Klik tombol "DOWNLOAD" pada aplikasi "SP Phone Flash Tool". (Panah Hijau)
  7. Ambil kabel data sobat lalu hubungkan ke komputer (tanpa handset).
  8. Matikan handset lalu hubungkan ke kabel data yang sudah terhubung lebih dulu ke komputer.
  9. Proses flashing akan muncul pada aplikasi "SP Phone Flash Tool". Note : Bila gagal, coba flashing dengan keadaan baterai tercabut. Lepas kabel data dan handset dari komputer, lalu klik "DOWNLOAD" lagi dan ulangi dari step nomer 7. Bila masih gagal, coba menggunakan port USB lain yang ada pada komputer.

Nah, itulah beberapa metode yang bisa digunakan untuk menginstall custom recovery TWRP untuk handset kita. Beberapa cara memang terlihat rumit secara tulisan, namun dalam pengoperasiannya sangat mudah kok! Kita hanya perlu bersabar dan menikmati setiap proses. Satu kata bagi para bangsa oprekers Android. Pantang Menyerah! Kita pasti akan menemukan kegagalan pada suatu proses tertentu. Tapi jangan jadikan kegagalan itu sebagai benih keputusasaan. Manusia selalu belajar dari kesalahan kan? Tentu saja dalam konteks ini kita belajar melalui proses.


No comments:

Post a Comment