November 19, 2017

Apa yang sobat harapkan pada setiap aplikasi streaming musik? Bisa men-download lagu secara gratis, sound yang menggelegar, tidak menyedot banyak kuota, database musik yang sangat lengkap atau tampilan menarik yang memanjakan mata? Sobat tidak perlu mencari aplikasi lain dan mencobanya satu-persatu di Playstore, cukup ketik "LangitMusik" di kolom pencarian Playstore dan semua kebutuhan sobat akan terpenuhi.
logo langitmusik
Image Source : id.wikipedia.org
Sobat pasti sedang bingung dan bertanya-tanya apakah aplikasi ini lebih bagus daripada JOOX, Spotify, Soundcloud dan aplikasi streaming musik sejenis? dan dari nama saja, bisa kita simpulkan bahwa aplikasi ini dari Indonesia. 

Ya, memang benar bahwa aplikasi ini dari Indonesia, yang dibentuk dari kerjasama antara Telkomsel dan PT MelOn Indonesia. Tujuan saya menyinggung Telkomsel disini adalah karena setiap pengguna Telkomsel yang sudah terdaftar di LangitMusik, bisa dengan bebas streaming lagu sepuasnya tanpa takut keluar kuota sedikitpun. Wow! pengguna Telkomsel harus bahagia nih mendengar kabar ini. Sesuai dengan motonya, LangitMusik"Musiknya hidup kamu" serta "Streaming Jutaan Lagu Ga Ngabisin Kuota"

Kelebihan lain yang dimiliki LangitMusik adalah database lagu yang mereka miliki mencapai 6 juta lagu lokal dan international serta akan terus bertambah setiap harinya. 

Lalu, bagaimana dengan kualitas suara yang dihasilkan? 

Tenang, LangitMusik sudah melengkapi kualitas output suara dengan Dolby Digital, dijamin suara yang dihasilkan akan terasa nendang di telinga.

Selanjutnya kita akan membahas lebih jauh mengenai menu-menu dan fitur yang ada pada LangitMusik agar sobat lebih mengenal aplikasi ini secara mendalam sebelum mencobanya.

Menu dan Fitur LangitMusik

Explore Music

Ini adalah fitur umum yang disematkan hampir pada setiap aplikasi streaming musik. Fitur ini berguna agar kita dapat menjelajah lebih jauh untuk mencari lagu atau artis yang sedang hits, lagu yang baru saja rilis, memindai lagu berdasarkan mood, genre, dan sobat juga dapat membuat playlist pada menu ini.
Explore Music

Tag Station

Fitur ini memudahkan kita untuk memindai lagu berdasarkan tag. Bila sobat sedang sedih, marah, senang, bahagia, ingin bersantai, sampai suasana romantis bisa sobat pilih sesuai suasana hati. Fitur yang sangat berguna buat sobat yang sedang galau atau buat para jomblo yang ingin ditemani suasana hatinya yang rapuh.
Tag Station

Trending

Inilah fitur yang saya sukai dari aplikasi ini. Biasanya aplikasi streaming lain akan memberikan kita trending berdasarkan Negara, berhubung aplikasi ini berasal dari Indonesia, lingkup diperkecil dengan menyediakan trending berdasarkan kota-kota besar yang ada di Indonesia. Karena saya sendiri di Yogyakarta, saya sangat senang menikmati apa saja musik yang sedang trend di kota ini.
Trending

My Music

Fitur ini hanyalah daftar lagu apa yang baru saja sobat mainkan dan juga yang paling sering sobat dengarkan. Fitur ini juga merupakan fitur yang umum dan wajib ada di setiap aplikasi musik, jadi saya tidak akan membahas ini lebih jauh.
My Music

Player

Pada menu ini, sebenarnya sangat simple, tidak terlalu banyak tombol yang tidak penting, hanya menyediakan tombol next, prev, shuffle, repeat, lyric, fitur queued song (antrian lagu) dan juga berbagai macam pilihan seperti informasi lagu yang diputar, share, mendengarkan lagu secara offline dan fitur menyimpan lagu. Bagi pecinta musik yang simple, fitur ini sudah cukup, namun untuk saya yang suka akan kelengkapan fitur seperti equalizer, terasa seperti ada yang kurang. Walaupun memang hampir di semua aplikasi sejenis tidak menyediakan equalizer. Saya rasa sebagai pembeda tidak ada yang salah kan?
Player

Settings

Untuk menu pengaturan, LangitMusik tidak terlalu banyak memberikan pilihan seperti aplikasi lain yang sejenis, hanya menyediakan pilihan akun, notifikasi, bahasa (terdiri dari 2 bahasa, Inggris dan Indonesia), privasi, langganan dan informasi aplikasi.
Settings

Subscribe

Untuk aplikasi seperti ini, sudah pasti menempatkan fitur subscription untuk para penggunanya. Biasanya ada fitur yang tidak bisa digunakan oleh free user dan bila sobat sudah membayar sesuai ketentuan, sobat akan menjadi premium user atau dengan kata lain, tidak ada pembatasan fitur lagi untuk menggunakan aplikasi ini. Dalam kasus LangitMusik, premium user mendapatkan kelebihan untuk mendengarkankan (streaming) lagu serta men-download semua lagu yang sobat suka untuk bisa didengarkan secara offline tanpa batasan apapun. Biaya menjadi premium cukup murah, untuk yang ingin berlangganan 7 hari cukup membayar seharga Rp 6.600 saja, dan untuk 30 hari seharga Rp 22.000. Bagi saya yang mahasiswa dan pecinta musik, biaya ini tentu saja sangat murah.
Subscribe

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan

  1. Tampilan menarik dengan warna yang unik, sederhana, mudah digunakan, enak di mata, dan tidak terlalu terang. Setidaknya saat dalam keadaan gelap tidak menyilaukan mata.
  2. Tidak menggunakan kuota tambahan bila menggunakan Telkomsel. (Saya bukan promosi Telkomsel ya sob! karena aplikasi ini memang di-support sepenuhnya oleh Telkomsel. haha!)
  3. Database lagu yang cukup banyak mencapai 6 juta lagu lokal maupun internasional. Bahkan saat saya mencari band Jepang kesukaan saya yang biasa tidak ada di aplikasi streaming sejenis, ternyata cukup lengkap pada LangitMusik.
  4. Adanya fitur trending berdasarkan kota. Ini salah satu fitur kesukaan saya yang membuat saya betah berada di LangitMusik untuk mendengarkan lagu trend berdasarkan kota tempat saya tinggal.
  5. Biaya langganan yang terbilang cukup murah di kelasnya. Untuk seorang mahasiswa ataupun siswa SMA yang masih minta jajan dari orang tua juga dapat berlangganan tanpa khawatir uang jajan akan cepat habis.

Kekurangan

  1. Tidak adanya equalizer, walaupun pada aplikasi sejenis juga tidak menyediakan, namun saya rasa LangitMusik harus mempertimbangkan untuk menambah fitur ini jika ingin bersaing pada kategori streaming musik.
  2. Suara yang dihasilkan Dolby Digital tidak terlalu terasa wah di telinga saya. Saya tidak tahu apakah hanya saya yang merasa seperti ini, apa memang Dolby Digital kualitas suaranya hanya seperti itu. Tapi setidaknya lebih baik bila dibandingkan dengan aplikasi berwarna hijau. (Maaf tidak bermaksud menyinggung, hanya membedakan saja)

Apabila sobat sudah membaca semua ulasan diatas, sobat bisa men-download dan mencoba sendiri aplikasi LangitMusik dibawah ini. Gratis!



Saya rasa itu saja review dari saya tentang aplikasi LangitMusik, dapat saya simpulkan bahwa sebenarnya aplikasi langit musik ini sangat berpotensi untuk kemajuan musik lokal di Indonesia, mengingat sudah turunnya musik lokal bila dibandingkan dengan musik internasional karena kurangnya wadah berkarya untuk musisi-musisi yang benar-benar serius dalam menciptakan karya musik. Sangat menyenangkan apabila LangitMusik tidak melupakan musisi-musisi Indie yang akan menjadi pilar musik di Indonesia kedepannya. Semoga LangitMusik semakin maju disertai dengan perkembangan musik lokal yang semakin juga. Saya berharap penuh terhadap aplikasi ini untuk segera mungkin menerangi musik Indonesia yang sempat redup. Untuk mengenalkan kaula muda betapa tidak kalah bagusnya musisi lokal dihadapan musisi internasional.

Terima kasih juga saya ucapkan untuk JalanTikus yang juga ikut serta dalam mensponsori event ini. Munafik bila saya tidak ingin menang. Ya, saya akui, saya ingin menang dalam event ini, tapi apa artinya menang bila musik lokal tidak berkembang dan berhenti disitu-situ saja.

October 6, 2017

Hai! Kembali lagi bersama KueRobot. Kali ini kita akan membahas tentang Module Xposed Terbaik Yang Wajib Ada di Android Kamu.
Module Xposed Terbaik Yang Wajib Ada di Android Kamu
Image Source : missingtricks.net
Sebelum kita membahas topik ini lebih jauh, apakah sobat sudah mengetahui apa itu xposed? Jika sudah mari kita lanjutkan dan bila belum mengetahui apa itu xposed, bisa membaca artikel saya sebelumnya yang berjudul "Apa Itu Xposed Framework, Fungsinya, Dan Cara Memasangnya (Root Only)".

Sebenarnya module yang akan saya jabarkan sebagian besar sudah dicoba pada smartphone saya baik versi Android Marshmallow maupun Lollipop. Jadi bukan berarti module-module ini bisa bekerja dengan baik bila sobat memiliki versi Android dibawah atau diatas Marshmallow atau Lollipop. Jadi harap disesuaikan saja dan sobat juga harus memperhatikan deskripsi module yang sudah dijelaskan oleh penciptanya agar tak menimbulkan masalah hanya karena salah install versi module, menginstall module yang sudah discontinued, dll. DWYOR! (Do With Your Own Risk).

GRAVITY BOX

GRAVITY BOX
Image Source : phonearena.com
Tweak Android dari segala sisi, jika saya menginstall xposed, module pertama yang saya cari adalah Gravity Box. Sobat bisa memodifikasi lockscreen, status bar, navigasi bar, menambah pie control, expanded desktop, menghemat baterai dengan smart radio, menambah shortcut pada navigasi bar, memodifikasi tombol hardware dan masih banyak lagi. 

Download Gravity Box

FLAT STYLE BAR INDICATORS

FLAT STYLE BAR INDICATORS
Image Source : kudhen.com
Modifikasi icon statusbar terlengkap menurut saya. Sobat bisa memodifikasi berbagai macam jenis indicator dan pilihannya cukup banyak dan eye catchy. Selain itu, sobat juga dapat mengatur jarak  atau besar kecilnya icon tersebut. Sangat lengkap bukan?

Download Flat Style Bar Indicator

GREENIFY

GREENIFY
Image Source : androidauthority.net
Module penghemat baterai terbaik android dan sudah terbukti ampuh dalam menangani baterai yang boros pada OS Android. Greenify mengandalkan fitur "hibernate apps" yang memungkinkan sobat untuk menidurkan sementara aplikasi yang berjalan di background memory dan memiliki service running di memory. Sobat juga dapat memilih aplikasi apa saja yang akan dihibernasi dan juga memilih untuk menghidupkan/mematikan fitur otomatis hibernasi saat smartphone dalam keadaan terkunci. Bila sobat banyak memiliki aplikasi social media, tenang saja karena Greenify memiliki fitur andalan bernama GCM Push yang memungkinkan untuk sobat dapat mendapatkan notifikasi dari aplikasi social media walaupun aplikasi tersebut dalam keadaan hibernasi.

Download Greenify


AMPLIFY

AMPLIFY
Image Source : naldotech.com
Sama seperti Greenify, Amplify adalah module yang memiliki fungsi untuk menghemat baterai Android. Namun, Amplify lebih spesifik untuk memanajemen wakelock Android. Biasanya untuk dapat memaksimalkan penggunaan baterai Android, saya mengkombinasikan Greenify dengan Amplify. Greenify untuk aplikasi dan Amplify untuk wakelock. Untuk yang masih bingung dalam menggunakan Amplify, bisa menggunakan petunjuk para master yang ada di XDA. BacaExtreme Battery Life Thread(Greenify+Amplify+Power Nap)

Download Amplify

iFONT

iFONT
Image Source : la536.weebly.com
Untuk mengubah font saya tidak pernah mencari aplikasi lain atau menggantinya secara manual lewat explorer. Jadi bagi saya yang tidak suka repot, saya menginstall aplikasi ini. Pilihan font juga banyak dan unik, bisa mengubah warna font ataupun mengatur font per aplikasi.

Download iFont

BOOT MANAGER

BOOT MANAGER
Image Source : howtechhack.com
Saya suka men-download banyak game dan sebagian besar berjalan pada saat boot. Hal ini akan membuat proses booting menjadi lama dan membuat baterai menjadi boros. Jadi saya menggunakan Boot Manager untuk mengatur aplikasi apa saja yang boleh berjalan saat boot.

Download Boot Manager

YOUTUBE BACKGROUND PLAYBACK

YOUTUBE BACKGROUND PLAYBACK
Image Source : youtube.com
Dari namanya saja, sobat sudah dapat mengetahui fungsi dari module ini. Youtube Background Playback memungkinkan sobat untuk dapat mendengarkan audio pada video di youtube saat meminimize aplikasi Youtube itu sendiri. Module ini sangat berguna untuk sobat yang sering mendengarkan musik video pada playlist Youtube.

Download Youtube Background Playback

APPOPSXPOSED

APPOPSXPOSED
Image Source : androidauthority.net
Module yang berguna untuk memanajemen "permission" aplikasi. Biasanya saya menggunakan aplikasi ini untuk kepentingan menghemat baterai Android dan juga mematikan akses lokasi pada aplikasi tertentu agar lebih privasi.

Download AppOpsXposed

APP SETTINGS

APP SETTINGS
Image Source : naldotech.com
Module yang cukup penting untuk saya karena dapat berguna untuk mengatur setting per aplikasi seperti mengubah bahasa per aplikasi, landscape otomatis, menjaga layar agar tetap hidup saat menggunakan aplikasi reader, menurunkan atau menaikkan DPI, dll.

Download App Settings

KMOD FWA

KMOD FWA
Image Source : repo.xposed.info
KMod FWA adalah module yang berfungsi untuk mengubah tampilan aplikasi Whatsapp. Bahasa gaulnya "tema whatsapp" lah. Haha! Sobat bisa memodifikasi temanya sendiri ataupun men-download kumpulan temanya di Collection of themes Collection of themes [XDA]

Download KMod FWA

XINSTA

XINSTA
Image Source : howtechhack.com
Bagi pecinta Instagram, module ini sangat penting. Sobat dapat men-download gambar ataupun video dari Instagram. Bukan itu saja, module ini juga dapat menambah fitur atau menghapus fitur yang tidak penting yang ada pada Instagram.
Download XInsta

Itulah module xposed terbaik yang wajib ada di handphone sobat sekalian. Sebenarnya masih banyak sekali module penting yang sangat berguna untuk handphone Android sobat. Mungkin sobat bisa mengeksplore sendiri di Xposed Installer pada bagian "Download". Bila ada waktu saya akan mengupdate artikel ini, dan untuk saat ini hanya ini yang dapat saya jabarkan.

September 9, 2017

Youtube sudah menjadi media sosial yang sangat digemari pada saat ini. Dapat dikatakan bahwa setiap ada waktu luang atau sekedar mencari hiburan, kita pasti mengunjungi Youtube untuk menonton video band kesukaan kita, melihat berita terbaru, video lucu sampai tutorial dalam membuat sesuatu, tersaji dalam media sosial paling populer di dunia ini.

Image Source : www.deviantart.com
Saat ini begitu banyak yang bertanya, bagaimana cara download video dari Youtube? Sebenarnya Youtube sendiri sudah menyediakan fasilitas save Offline untuk para pengguna yang ingin menyimpan video yang mereka sukai agar bisa diputar lain waktu dalam keadaan offline (tanpa internet), namun fitur ini masih belum maksimal karena beberapa alasan yaitu tidak bisa dimainkan di player lain selain di aplikasi Youtube itu sendiri, semakin banyak video tersimpan, maka aplikasi Youtube menjadi lamban dan seluruh video yang sudah sobat download terancam hilang bila aplikasi Youtube mengalami error. Maka dari itu lebih baik untuk menyimpannya di memori penyimpanan ponsel karena video yang sobat download setidaknya sedikit lebih aman.

Bagaimana caranya? Nah, disini saya menyediakan 4 aplikasi yang bisa sobat pilih untuk dapat men-download video dari Youtube. Keempat aplikasi ini memiliki kelemahan dan juga kelebihan. Jadi, pilihlah salah satu yang menurut sobat paling baik dan efektif.

Sebelum menginstall aplikasi pihak ke 3 ini, sebaiknya sobat masuk ke pengaturan atau setting ponsel>security atau keamanan>centang "unknown source".

gambar security setting di android

Menu "unknown source" memungkinkan sobat untuk dapat menginstall aplikasi pihak ketiga atau mudahnya, aplikasi tersebut tidak bisa sobat dapatkan di Google Play.

Download Video Youtube Dengan Menggunakan UC Browser

UC Browser merupakan salah satu browser terbaik di Android, kecepatan dan fiturnya sudah tidak bisa diragukan lagi karena UC Browser sendiri sudah sangat berpengalaman di dunia mobile browser sejak Android belum tenar seperti sekarang ini. Fitur fast download yang dimiliki oleh UC Browser dan video player bawaan yang dilengkapi fitur "download video" dapat kita manfaatkan untuk men-download video dari situs Youtube.



Download Video Youtube Dengan Menggunakan VidMate

Sobat bukan hanya dapat men-download video dari Youtube saja bila menggunakan VidMate. Beberapa website video sharing terkenal yang lain juga tersedia dalam aplikasi ini seperti Vimeo, Dailymotion, Tumblr, Soundcloud, Metacafe. Fitur yang ditawarkan juga sangat lengkap, yaitu mendukung berbagai format video, dapat memilih kualitas video yang mau di-download, penggunaan baterai yang tidak berlebihan, mendukung berbagai macam bahasa dan sobat juga dapat memilih dimana akan menyimpan video tersebut.


Download Video Youtube Dengan Menggunakan SnapTube

Sama seperti VidMate, SnapTube adalah sebuah aplikasi yang khusus untuk mendownload video dari berbagai website video sharing. Tapi, menariknya adalah SnapTube bukan hanya bisa men-download video, tapi juga mp3. SnapTube juga dapat men-download video dari berbagai media sosial  seperti Instagram, Facebook dan juga Twitter.



Download Video Youtube Dengan Menggunakan TubeMate

Dibandingkan dengan VidMate dan SnapTube, TubeMate memiliki tampilan yang lebih sederhana. Namun untuk masalah fitur, TubeMate tidak kalah bagusnya dengan kedua aplikasi pesaingnya. Namun, dalam kasus penggunaan TubeMate, saya menemukan adanya hambatan saat penggunaanya yaitu tidak dapat men-download video yang terkena copywrite dari Youtube. Selebihnya tidak ada masalah berarti dengan aplikasi ini.



Itulah keempat aplikasi yang dapat mempermudah sobat untuk men-download video dari Youtube. Sebenarnya ada berbagai macam cara untuk dapat men-download video Youtube, namun keempat cara diatas yang sudah saya jabarkan adalah yang paling efektif dibandingkan yang lainnya. Semoga informasi ini berguna untuk sobat semua. Sampai jumpa di lain kesempatan.

September 7, 2017

Saya yakin sobat KueRobot yang datang ke artikel ini belum pernah mendengar atau sudah pernah mendengar namun tidak mengerti apa itu Xposed Framework, fungsinya, dan cara memasangnya. Kalau sudah mengerti, sobat pasti tidak datang ke artikel ini dong. Haha! Di dalam artikel ini saya akan menjelaskan semuanya secara lengkap dan semoga saja mudah dipahami oleh sobat semua ya!

gambar xposed installer
Image Source : www.androidpit.com

Apa itu Xposed Framework?

Xposed Framework merupakan sebuah kerangka kustomisasi untuk Android yang sudah dalam keadaan root. Memungkinkan pengguna untuk memasang aplikasi, mod dan tweak yang dapat memodifikasi sistem. Itulah mengapa, Xposed Framework hanya diperuntukkan untuk rooted phone.

Baca Juga :

Dengan adanya Xposed Framework, sobat tidak perlu bolak-balik flashing ke custom recovery untuk menginstall aplikasi, mod atau tweak. Cukup dengan masuk ke Xposed Installer dan sobat bisa memasang berbagai macam module berbentuk aplikasi yang memiliki beraneka ragam fungsi.

Fungsi Xposed Framework

Fungsi utama Xposed Framework adalah menjadi kerangka dari module atau aplikasi yang digunakan untuk memodifikasi sistem Android itu sendiri. Fungsi module sangat beraneka ragam, terutama untuk kustomisasi tampilan android sampai dengan tweak untuk mengoptimalkan kinerja Android. Salah satu contohnya adalah :
  • Mengganti dan mengkustomisasi icon status bar
  • Mengganti dan mengkustomisasi tampilan navigation bar
  • Memodifikasi lockscreen
  • Memodifikasi tombol hardware
  • Menambah kontrol navigasi
  • Blok iklan
  • Menambah fitur aplikasi tertentu
  • Hack aplikasi atau game
  • Mengubah font dan masih banyak lagi

Pada intinya, module menjadi bagian utama dari Xposed Framework layaknya Google Play Store yang menampung jutaan aplikasi. 

Wah saya tertarik untuk memasang Xposed Framework di Android saya, bagaimana ya cara memasangnya? Cara memasangnya sebenarnya cukup mudah, namun ada beberapa hal yang harus sobat perhatikan sebelum memasang Xposed Framework yaitu :
  • Android sobat sudah dalam keadaan root (tutorial bisa dilihat diatas)
  • Terpasang Custom Recovery (tutorial bisa dilihat diatas)
  • Backup ROM Andorid sobat dengan Nandroid Backup.
  • Tipe ponsel kompatibel dengan Xposed Framework (minimal Android 4.0 dan memiliki prosesor arsitektur ARM dan x86. Cek di Google atau GSMArena untuk spesifikasi lengkap ponsel sobat.
  • Membaca dan menyetujui resiko yang akan ditempuh dalam memasang dan menggunakan Xposed Framework. Baca FAQ Xposed Framework di XDA.
  • Dan yang paling penting adalah DWYOR! Do it With Your Own Risk.

Cara Memasang Xposed Framework

Untuk mempermudah, saya akan menyertakan gambar sebagai petunjuk. Dan bila banyak terdapat ketidakmiripan tampilan ponsel atau menu, saya harap sobat bisa mengerti karena tampilan ponsel dan menu pasti tidak terlalu jauh berbeda. Harap diperhatikan juga bahwa tutorial ini menggunakan 2 metode penginstallan, yaitu melalui Custom Recovery dan juga install apk dengan Android Installer seperti halnya sobat menginstall aplikasi dari Play Store. File yang diinstall melalui Custom Recovery adalah yang berformat .zip (Xposed Framework.zip) dan file yang diinstall seperti biasa yaitu yang berformat .apk (Xposed Installer.apk).
  1. Masuk ke setting>security>centang unknown sources.
    gambar unknown sources Android
  2. Download aplikasi CPU-Z di Play Store dan buka aplikasi untuk melihat info hardware ponsel sobat.
    gambar aplikasi CPU-Z
  3. Setelah mengetahui versi Android, versi SDK dan arsitektur prosesor ponsel sobat, download Xposed Installer di Xposed Reposity.
    gambar halaman xposed reposity
  4. Untuk Android Lollipop dan Marshmallow, download di Official Xposed for Marshmallow and Lollipop [XDA]. UPDATE : Untuk pengguna Android Nougat, Xposed Installer.apk bisa didapatkan di Official Xposed for Nougat [XDA].
    gambar halaman xda xposed installer
  5. Oke, sekarang kita sudah mempunya Xposed Installer.apk. Sekarang kita Download Xposed Framework.zip di Xposed Reposity untuk diinstall lewat custom recovery. Jangan lupa disesuaikan dengan info hardware seperti versi Android, SDK dan arsitektur prosesornya. Untuk Android Nougat, download di Official Xposed for Nougat [XDA].
    gambar download xposed framework.zip
  6. Download Xposed Framework Uninstaller.zip juga di Xposed Reposity untuk berjaga-jaga. Untuk Android Nougat, download di Official Xposed for Nougat [XDA].
  7. Setelah semua file sudah siap, masuk ke file manager ponsel sobat dan letakkan semua file yang sudah sobat download ke dalam satu folder di sdcard/. 
    gambar filemanager

    gambar filemanager 2
    Isi dalam folder ini terdiri dari xposed framework.zip, xposed framework-uninstaller.zip dan xposed installer.apk
  8. Masuk ke custom recovery lalu pilih "Install"
    gambar twrp recovery

  9. Cari folder "Xposed" di sdcard yang sudah sobat buat sebelumnya dan eksekusi file xposed framework.zip.
    gambar twrp recovery 2
  10. Biarkan file terinstall sampai selesai lalu kembali ke menu awal>Reboot>System (abaikan step ini bila ponsel restart dengan sendirinya).
  11. Setelah ponsel sudah selesai reboot. Masuk ke folder "Xposed" di sdcard dan install file Xposed Installer.apk (Ingat! ekstensi .apk bukan .zip)
  12. Setelah selesai menginstall Xposed Installer, sobat bisa masuk ke aplikasinya. 
    gambar aplikasi xposed installer
  13. Untuk cara penggunaannya cukup mudah, sobat tinggal masuk ke menu "Download" dan download module yang sobat suka lalu install. Setelah itu restart ponsel sobat dan rasakan perubahannya.

Itulah beberapa info tentang Xposed Framework dan cara memasangnya. Semoga informasi ini berguna untuk sobat semua. Jangan lupa untuk bertanya bila menemukan kesulitan. Dilain waktu, KueRobot akan memberikan informasi lebih detail tentang module-module Xposed yang menarik untuk dibahas.

September 6, 2017

Baterai memang menjadi kendala utama dalam setiap ponsel. Karena ponsel memang dirancang untuk dapat mudah dibawa kemana-mana (portable). Tentu saja kapasitas baterai yang besar menjadi pilihan utama dalam membeli ponsel. Semakin berkembangnya zaman, kita dapat menggunakan power bank sebagai daya cadangan apabila baterai dalam ponsel kita sudah habis.

gambar robot hijau dengan baterai
Image Source : www.zopini.com
Lalu, bagaimana bila sobat tidak memiliki uang yang lebih untuk membeli power bank? Salah satu cara yang bisa sobat lakukan adalah dengan me-manage sendiri penggunaan baterai ponsel yang sobat miliki. Bagaimana caranya? Nah, kali ini KueRobot akan memberitahu sobat Cara Efektif Dalam Menghemat Baterai Android

Sebenarnya di Play Store sendiri sudah banyak sekali aplikasi penghemat baterai. Namun, sebagian besar aplikasi tersebut tidak terlalu berguna dan memakai resource yang cukup besar pada RAM dan Storage. Jadi percuma saja karena pada dasarnya aplikasi yang memakan RAM cukup besar akan sangat berpengaruh terhadap baterai. Pada intinya KueRobot akan memberikan cara yang cukup efektif dan tidak terlalu banyak mengandalkan aplikasi. 

Menggunakan Wallpaper Berwarna Hitam

Simpel, hanya mengandalkan wallpaper berwarna hitam, sobat sudah bisa menghemat baterai. Loh kok bisa? Tentu saja bisa, apalagi bila ponsel Android sobat menggunakan AMOLED screen. Teknologi AMOLED screen hanya bekerja apabila pixel layar menampilkan warna lain selain hitam. Jadi, bila wallpaper sobat full black atau penuh dengan warna hitam, AMOLED screen bisa menghemat energi dan tentu saja baterai menjadi lebih awet. 

gambar wallpaper hitam
Image Source : www.google.com

Meminimalisir Brightness dan Screen Timeout

Masuk ke setting atau pengaturan, lalu pilh display. Turunkan kecerahan layar sobat dan atur screen timeout seminimal mungkin. Layar yang sangat terang dan menyala secara terus menerus tentu saja sangat boros penggunaan daya baterai.

gambar setting display android
Image Source : www.androidpit.com

Gunakan Baterai Saver Bawaan Android

Bila ponsel Android sobat sudah Lollipop (5.0), sobat bisa menggunakan fitur baterai saver bawaan dari ponsel dengan cara masuk ke setting atau pengaturan>baterai>tekan opsi disebelah kanan atas lalupilih baterai saver. Lalu hidupkan fitur tersebut dan nyalakan otomatis saat baterai sudah mencapai 15%. Setidaknya dengan menggunakan fitur bawaan, sobat bisa menghemat space RAM dan menggunakannya untuk kebutuhan menginstall aplikasi yang lain.

gambar baterai saver android
Image Source : www.androidpit.com

Matikan Fitur Autosync

Autosync membuat ponsel sobat menjadi selalu terhubung dengan akun-akun yang akan menyingkonkan data, kontak, ataupun backup setiap saat yang tentu saja akan mengambil begitu banyak energi dari baterai dan juga kuota internet sobat. Cara mematikannya dengan cara masuk ke pengaturan atau setting>Account>tekan opsi disebelah kanan atas lalu pilih "Turn off auto sync".

gambar setting autosync android
Image Source : www.gadgethacks.com

Matikan Getar dan Umpan Balik

Daripada membuat ponselmu tidak bersuara saat terjadi panggilan telpon, lebih baik sobat mematikan getar dan menghidupkan suara karena baterai akan cepat habis bila ponsel dalam keadaan bergetar secara terus menerus. Namun bila sobat sedang kuliah atau bekerja, sobat lebih baik menggunakan mode silent daripada vibrate. Umpan balik (Haptic Feedback/getar saat mengetik di keyboard) juga seharusnya dimatikan saja karena dirasa tidak terlalu berguna. Cara mematikannya, masuk ke pengaturan atau setting>suara dan notifikasi. Sobat bisa mengatur semua pengaturan getar disitu.

gambar setting sound and notification android
Image Source : www.androidpit.com

Hapus Aplikasi Tidak Penting dan Freeze Aplikasi Bawaan Ponsel (Root Only)

Jangan terlalu banyak memasang aplikasi yang tidak sobat perlukan. Kita tidak tahu bahwa aplikasi tersebut berjalan di background atau foreground RAM yang membuat baterai kita cepat habis. Bila Android sobat sudah dalam keadaan root, ini adalah keuntungan buat sobat karena dapat membekukan aplikasi-aplikasi tidak penting seperti aplikasi bawaan ponsel yang sebagian besar tidak berguna dan selalu berjalan di background atau foreground RAM. Sobat bisa menggunakan aplikasi Freeze Apps untuk membekukan aplikasi bawaan ponsel. Salah satunya adalah aplikasi Ice Box.


Gunakan Aplikasi Greenify (Root/Non-Root) Atau Amplify (Root) Untuk Menghemat Baterai

Setidaknya menurut KueRobot, kedua aplikasi ini lebih berguna bila dibandingkan aplikasi penghemat baterai di Play Store. Greenify atau Amplify mengatur waktu hibernasi aplikasi, mengatur alarm dan wakelock pada ponsel Android. Aplikasi dan service secara otomatis atau bisa dengan cara manual dihibernasi pada saat sistem dalam keadaan sleep atau tertidur. Jadi jumlah aplikasi dan service yang berjalan di RAM dapat diminimalisir untuk menghemat baterai.